[Fiksi Mini] Horor

Penulis
Publikasi
21 November 2011
Kategori
Ringkasan :
Kumpulan Fiksi Mini : Nur Muhammadian HOROR SETIA. “Aku akan selalu mengingatmu” sambil mengusap cincin istrinya yang meninggal 10 tahun yang lalu,masih melingkar di jari manis empunya. ROMANTIS - KONYOL Satu setengah jam berdiri.  Suaminya berdiri di bahunya menonton pertandingan bola dari balik pagar lapangan. Tangan kanan memegang sekantung es teh, satunya mengusap peluh di […]
divider

Kumpulan Fiksi Mini : Nur Muhammadian

HOROR

SETIA. “Aku akan selalu mengingatmu” sambil mengusap cincin istrinya yang meninggal 10 tahun yang lalu,masih melingkar di jari manis empunya.

ROMANTIS - KONYOL

Satu setengah jam berdiri.  Suaminya berdiri di bahunya menonton pertandingan bola dari balik pagar lapangan.

Tangan kanan memegang sekantung es teh, satunya mengusap peluh di dahi istrinya yang sedang memanggul sekarung beras. Dari pasar ke rumah.

TRAGEDI

Keluarga sang penulis. Ibu tak henti menangis sejak ayah pergi setahun lalu.Koleksi buku ayah sudah habis kumakan. Besok makan apa?

divider
Artikel berikutnya:
»

Punya tanggapan untuk artikel ini?

Judul
: [Fiksi Mini] Horor
Penulis
Publikasi
21 November 2011
Kategori
Dapatkan pemberitahuan artikel & berita-berita terbaru dari PNBB melalui email anda.
© 2020 PNBB - Allright Reserved - Site Credit
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram