[Tips Menulis] Menulis Ibarat Melukis

Penulis
Publikasi
26 November 2011
Kategori
Ringkasan :
Oleh: Hesti Setiarini Aku bukanlah pelukis. Sama sekali tak pandai melukis. Kalau aku dipaksa melukis pasti semua akan tersenyum geli karena lukisan anak bungsuku yang masih di bangku Taman Kanak-kanak jauh lebih bagus ! Tapi aku suka melukis. Bukan melukis di atas kertas, apalagi kanvas. Aku sedang belajar melukis dengan untaian kata-kata yang dirangkai menjadi […]
divider

Oleh: Hesti Setiarini

Aku bukanlah pelukis. Sama sekali tak pandai melukis. Kalau aku dipaksa melukis pasti semua akan tersenyum geli karena lukisan anak bungsuku yang masih di bangku Taman Kanak-kanak jauh lebih bagus ! Tapi aku suka melukis. Bukan melukis di atas kertas, apalagi kanvas. Aku sedang belajar melukis dengan untaian kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat-kalimat. Ya, belajar MENULIS. 
 
Menulis tentang indah maupun ganasnya alam, menulis tentang cinta kasih dalam hubungan asmara, dalam persahabatan. Menulis tentang fakta yang ada di sekitar kita. Menulis tentang harapan dan impian di masa yang akan datang, ataupun tentang kenangan masa lalu. Menulis apa saja. Tulisan bisa terlahir dengan kalimat yang pendek, ataupun panjang. Tak jadi masalah. Menulis adalah ajang untuk melatih kepekaan diri 'membaca dan mendengar' apa yang sedang kurasakan. Menulis lalu bagikanlah isinya pada orang lain. Biarkan orang membaca apa yang kita rasakan. Apa yang ingin kita sampaikan. Lukiskan saja apa yang kita rasakan. 
 
Ide menulis bertebaran dimana-mana, bukan? Misalnya saat sedang berjalan-jalan di sebuah taman, saat sedang sedang mengerjakan pekerjaan rumah, saat melihat anak-anak tercinta sedang bermain bersenda gurau. Saat sedang melihat seekor semut sedang bersusah payah menggotong remah-remah roti di punggungnya. Ah, rasanya tak terbilang banyaknya ide berserakan di sekitar kita. Tulis saja. Menulis status di dinding facebook sendiri mungkin langkah awal latihan yang paling mudah. Tentu saja menulis dengan bahasa yang baik dan bisa dimengerti orang lain. Gunakan fasilitas menulis catatan seperti 'notes' di facebook. Tulis lalu bagikan pada teman-teman.  
 
Ide menulis yang muncul harus segera dicatat. Kalau tak ada media untuk mencatat, catat saja di otak dulu lalu tuangkan dalam tulisan. Berbagai komentar, kritik dan saran dari teman yang membaca bisa jadi masukan berharga untuk bisa membuat tulisan yang lebih baik lagi, atau bahkan bisa melahirkan ide tulisan baru ! Bergabung dengan komunitas teman-teman yang gemar menulis adalah satu nilai tambah juga. Contohnya bergabung di grup PNBB ini! Sebagai pembelajar menulis aku merasa bisa belajar banyak dari para anggotanya.  
 
Tulisan layaknya lukisan. Biarkan orang lain menikmatinya, mengapresiasi dengan caranya masing-masing. 
 
Melukislah, menulislah. Yuk, sama-sama belajar menulis !!  

divider

Punya tanggapan untuk artikel ini?

Judul
: [Tips Menulis] Menulis Ibarat Melukis
Penulis
Publikasi
26 November 2011
Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan pemberitahuan artikel & berita-berita terbaru dari PNBB melalui email anda.
© 2020 PNBB - Allright Reserved - Site Credit
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram